Alasan Kenapa Naruto Menjadi Anime Terbaik Dan Terpopuler Di Sejarah Anime | Terpopuler™

Ini Alasan Naruto Layak Menjadi Anime Terbaik Sepanjang Sejarah! Bagaimana Menurutmu? 

Berdasarkan tanggapan di banyak komunitas manga dan anime di media sosial. Anime-anime dalam artikel tersebut seringkali diangkat dalam sebuah topik pertanyaan, anime apa sebenarnya yang layak mendapat predikat sebagai anime terburuk sepanjang masa. Meskipun banyak yang setuju dengan banyak anime yang masuk dalam daftar tersebut, pada kenyataannya banyak juga otraku yang merasa tersinggung karena anime favorit kalian berada di dalam daftar. Tetapi hey, seperti kata pepatah “one man’s garbage is another man’s treasure” yang artinya kurang lebih “sampahku waifumu” “Yang kamu anggap jelek belum tentu jelek di mata orang lain”. Dan salah satu anime yang dibela mati-matian oleh para penggemarnya adalah Naruto, yang duduk di posisi pertama.
Alasan kenapa Naruto layak disebut anime terburuk adalah karena begitu banyaknya flashback dan plot yang serasa dipaksakan pada serial ini.
Itu jika melihat dari sudut pandang animenya saja, dan skenarionya yang memang terasa terlalu dipanjangkan. Sayangnya, justru hal itu membuat plotnya terasa dipaksakan. Sedangkan untuk versi manganya, relatif diterima lebih baik. Di sisi lain, Naruto sendiri menurut penulis juga sangat layak dinobatkan sebagai salah satu anime terbaik sepanjang sejarah!

Kok bisa? Nih, beberapa alasan kenapa Naruto layak disebut sebagai anime terbaik sepanjang sejarah! 


1
Mengajarkan Pada Kita Pantang Menyerah

Anime Terbaik Naruto-SUN-Storm-4-18Yup, keseluruhan cerita manga dan anime Naruto yang terfokus pada seorang ninja Uzumaki Naruto mengajarkan pada kita untuk selalu semangat dan pantang menyerah dalam menggapai mimpinya. Naruto sendiri sejak kecil bercita-cita menjadi seorang Hokage, gelar yang diberikan kepada pemimpin desa. Hokage umumnya dianggap sebagai shinobi terkuat di desa. Dengan kata lain, Naruto ingin menjadi ninja / shinobi terkuat di desanya. Dan dia berhasil mencapainya dengan kerja keras, membutuhkan proses yang panjang, dibumbui dengan pengorbanan tak ternilai para sahabatnya. Manga dan anime ini juga mengajarkan, untuk menjadi yang terbaik, tidak ada yang instan. Semuanya mebutuhkan proses!
2
Tetap Fokus Pada Tujuan / Impian yang Baik

Di awal-awal cerita Naruto, kalian juga langsung melihat salah satu konflik batin yang dialami Naruto. Sebagai seorang bocah yang awalnya memiliki kemampuan ninja biasa saja, Narutll bercita-cita ingin menjadi ninja dan seorang Hokage (pemimpin desa ninja). Tapi, perjuanganya tidaklah mudah karena ditubuhnya ada monster Kyubi (musang ekor sembilan). Hal ini yang membuat Naruto tidaklah memiliki, dan bahkan dijauhi oleh teman-temannya. Ya, Naruto sangat diremehkan oleh masyarakat di desanya, karena beberapa kali tidak mampu menguasai ilmu ninja. Apalagi, perlakuan ini lebih parah setelah banyak orang yang mengetahui bahwa didalam tubuh Naruto ada Kyubi, membuat Naruto dipandang sebelah mata dan ditakuti. Konflik batin pun dialami Naruto. Namun dia tidak terlalu memusingkan hal tersebut, justru terfokus pada tujuan utamanya untuk menjadi Hokage. Dari sini bisa diambil hikmahnya, jika kita memiliki impian yang baik, namun mereka yang berada di sekitar kita meragukannya, tidak perlu langsung down. Kalian justu tetap fokus pada impian tersebut, dan mencari cara untuk meraihnya, serta membutkikan jika kalian bisa.
3
Mempertahankan Ikatan Persaudaraan

Selain itu, Naruto juga mengajarkan pada kita banyak hal baik lainnya. Seperti, agar kita selalu memegang ikatan pertemanan ataupun persaudaraan (terlihat melalui hubungan rivalitas Naruto – Sasuke, atau Shikamaru dan Choji serta Sakura dan Ino). Coba lihat saja Citizen, kenyataan hidup dewasa ini, dimana masyarakatnya sudah semakin individualis. Namun Naruto memasukkan sebuah pesan moral yang sangat baik, agar kita selalu menjaga ikatan pertemanan, persahabatan, ataupun keluarga. Ikatan tersebut haruslah dijaga karena sangat sulit untuk didapat.
4
Jangan Menyimpan Dendam

Naruto juga memberi pelajaran pada kita, jika menyimpan dendam itu tidak memberikan mamfaat. Malah memberikan penyesalan kepada kita nantinya. Jauh lebih baik, kalau kita melihat secara jernih apa yang sedang terjadi? Hal ini menunjuk pada, misalnya, rasa dendam Sasuke terhadap kakaknya Itachi. Rasa dendam justru membuat mereka akhirnya menjadi “penjahat” untuk membalaskan dendam mereka, dan berujung pada penyesalan semata. Juga berhubungan dengan ikatan teman-sahabat-keluarga, rasa dendam pun sanggup memutuskan ikatan berharga tersebut.
Selama ini cerita yang diadaptasi mengenai cerita ninja Jepang tidak jauh dari kata pembunuhan, bahkan ditampilkan dengan adegan gore yang tentu saja kurang layak dikonsumsi semua kalangan pembaca manga / pemirsa anime. Namun kemampuan Masashi Kishimoto untuk mengangkat cerita ninja yang merupakan budaya asli Jepang menjadi satu aspek yang paling layak diapresiasi. Karena beliau mampu mengangkat cerita ninja menjadi lebih modern dan menghibur, dengan tetap mempertahankan ciri khas ninja Jepang. Selain itu, kemampuan yang lain sang mangaka adalah memasukan banyak unsur moral di tengah cerita Naruto yang membuat manga dan anime ini mampu memberikan motivasi sendiri bagi para penggemarnya. Apalagi, banyak cerita dalam chapter Naruto yang sebenarnya tidak jauh berbeda dari kenyataan dalam hidup yang sering terjadi didunia nyata. Kishimoto berhasil mengenalkan slaah satu budaya asli Jepang dengan bungkus dan rasa yang nikmat. Bisa menjadi contoh untuk mengaka Indonesia, untuk mengenalkan budaya asli Indonesia yang begitu beragam, seperti misalnya, beladiri pencak silat, hingga wayang kulit, dengan cara yang lebih modern dan diterima generasi muda.
Akhir Kata
Apa kalian memiliki alasan lain yang membuat Naruto pantas disebut sebagai Anime Terbaik? Tuangkan saja pendapat kalian melalui kolom komentar di bawah!

Sumber: www.ahlitech.com
Previous
Next Post »